(021) 3811654 (021) 385911

Berita

408 ORANG DIKUKUHKAN MENJADI ALUMNI MAHASISWA/MAHASISWI PROGRAM PROFESI GURU UIN ALAUDIN MAKASSAR

  • KSKK Madrasah
  • /
  • Selasa, 16 Januari 2024 - 10:54 WIB
  • dilihat 136

Makassar 16/01 - (KSKK) – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar menggelar Yudisium dan Pengukuhan alumni Mahasiswa/Mahasiswi Program Profesi Guru dalam Jabatan Guru Madrasah dan PAI Batch 2 Tahun 2023 sebanyak 408 Orang pada Hari Selasa, 16 Januari 2024 bertempat di Hotel Claro Kota Makassar.

Pada Kegiatan ini Direktur KSKK Madrasah sekaligus Plt. Direktur GTK Madrasah H. Muchamad Sidik Sisdiyanto, S.Ag., M.Pd yang hadir mewakili Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani dan Ketua Panitia Nasional PPG Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Ahmad Zainul Hamdi memberikan sambutan. Sidik -sapaan akrabnya- menyampaikan salam dari Dirjen Pendis Dan Direktur PTKI selaku ketua Panitia Nasional PPG Kemenag RI.

Dalam kesempatan tersebut Sidik mengucapkan “selamat dan sukses kepada seluruh guru madrasah yang hari ini telah dikukuhkan dan ditetapkan menjadi Guru Profesional semoga bisa semakin memotivasi diri untuk terus beradaptasi dengan segala bentuk transformasi pendidikan. Terima kasih kepada UIN Alauddin Makassar, para pimpinan, Rektor, Dekan FITK dan seluruh Dosen Pengampu PPG serta Guru Pamong yang telah memberikan pembelajaran dan pengalaman sehingga mampu mengantarkan para guru madrasah memperoleh gelar (Gr) sebagai guru profesional.”

Sidik melanjutkan bahwa “Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, terus berkomitmen untuk meneguhkan visi Indonesia Emas. Beberapa program prioritas (4K) yang meliputi Peningkatan Kompetensi, Kualifikasi, Karir, dan Kesejahteraan terus dilakukan dari tahun ke tahun melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Peningatan Kompetensi, difokuskan pada peningkatan Profesionalitas dan mutu Guru dan Tenaga Kependidikan seperti PPG Daljab dan Prajab, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Moderasi Beragama dan Penguatan Literasi Digital. Peningkatan Kualifikasi, difokuskan pada pemberian Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1, S2, S3, Biaya Penyelesaian Pendidikan dalam negeri S2 dan S3. Peningkatan Karir, difokuskan pada kenaikan pangkat Guru dan Tenaga Kependidikan sehingga secara karier dapat berjalan tepat waktu. Peningkatan Kesejahteraan, difokuskan pada kesejahteraan GTK dengan memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG), Insentif Guru, Tunjangan Khusus dapat terbayarkan secara akuntabel, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah.” terangnya

“Guru merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi bangsa yang tangguh sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Guru harus mampu merespon secara positif terhadap isu-isu globalisasi, terutama terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.“ tegasnya

Sidik mencontohkan “ seperti kehadiran Chat GPT Artificial Intelligence (AI) memberi kemudahan kepada siapa pun untuk mencari informasi apa pun dalam hitungan detik. Ini adalah tantangan serius bagi dunia pendidikan, bahkan tantangan bagi masa depan kemanusiaan kita. Guru yang berkualitas memiliki kemampuan dalam menguasai keahlian dalam suatu bidang yang berkaitan dengan iptek, mampu bekerja secara profesional dengan orientasi mutu dan keunggulan, dan dapat menghasilkan karya- karya unggul yang mampu bersaing secara global sebagai hasil dari keahlian.” tutupnya