TENTANG SNPDB ONLINE


A.Latar Belakang

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia merupakan salah satu prototipe madrasah unggulan berbasis asrama di Indonesia. Pendirian MAN Insan Cendekia bertujuan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam bidang Keimanan dan Ketakwaan (IMTAK), menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), mempunyai wawasan keislaman dan kebangsaan yang baik, serta mampu mengaktualisasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di samping itu, keberadaan MAN Insan Cendekia ini diharapkan dapat berfungsi sebagai Magnet School, yaitu menjadi model dan inspirasi bagi madrasah-madrasah lain di sekitarnya. Pada awalnya hanya ada dua MAN Insan Cendekia di Indonesia, yaitu MAN Insan Cendekia Serpong dan MAN Insan Cendekia Gorontalo. Pada tahun 2012 Kementerian Agama menegerikan MA Cendekia Jambi untuk dijadikan MAN Insan Cendekia Jambi. Sejak tahun 2015 Kementerian Agama telah mendiseminasi prototipe penyelenggaraan pendidikan MAN Insan Cendekia, sehingga saat ini terdapat 21 lokasi MAN Insan Cendekia di Indonesia.

 

Sementara itu, Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) merupakan salah satu program peminatan unggulan nasional dalam bidang keagamaan berbasis asrama yang menjadi bagian dari MAN Reguler yang sudah ada. MAN PK pada MAN Reguler bertujuan merevitalisasi praktik baik penyelenggaraan Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) yang pernah diprakarsai oleh Menteri Agama Munawir Sjadzali pada akhir tahun 1987 yang dibuka pertama kali di lima daerah, yaitu: Ujung Pandang, Jember, Yogyakarta, Ciamis, dan Padang Panjang. Dengan penekanan pada kurikulum keagamaan yang padat serta penekanan pada penguasaan Bahasa Arab dan Inggris, MAPK saat itu dinilai berhasil menghasilkan lulusan yang berwawasan ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan kemodernan yang baik.

 

Dalam upaya menjamin mutu penyelenggaraan MAN Insan Cendekia  dan MAN Program Keagamaan, Kementerian Agama menerapkan Sistem Seleksi Nasional Peserta Didik Baru MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan (SNPDB MAN IC dan MAN PK).  SNPDB MAN IC dan MAN PK ini merupakan salah satu instrumen untuk menjaring calon peserta didik yang potensial ditinjau dari sisi akademik, kepribadian, dan kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengikuti pendidikan secara optimal di madrasah dengan sistem berasrama. Di samping itu, SNPDB MAN IC dan MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019 diharapkan dapat menjaring peserta didik yang berpotensi, yang dapat dilihat dari beberapa indikator: potensi dasar peserta didik, kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan analitis, kemampuan menyerap informasi, kemampuan adaptasi, daya juang, dan kepribadian yang baik serta tes akademik yang meliputi tes bidang studi: Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Arab.

 

B.Tujuan

Tujuan SNPDB MAN IC dan MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019 ini adalah:

  1. memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik MTs/SMP negeri dan swasta untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu di MAN Insan Cendekia atau MAN Program Keagamaan.
  2. memberikan peluang kepada MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan untuk menjaring calon peserta didik baru yang memiliki potensi kecerdasan yang tinggi dan berkualitas di bidang akademik, keimanan, dan ketakwaan serta mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi.

 

C.Jalur Seleksi

1.MAN Insan Cendekia

Jalur Seleksi SNPDB MAN IC Tahun Pelajaran 2018/2019 terdiri dari:

  1. Jalur Tes, yaitu seleksi melalui jalur tes tertulis yang diselenggarakan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP negeri dan swasta yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  2. Jalur Luar Negeri, yaitu seleksi melalui jalur tes tertulis paling banyak 5% yang diselenggarakan bagi siswa berkewarganegaraan asing lulusan SMP/sederajat dari satuan Pendidikan luar negeri.
  3. Jalur Prestasi, yaitu seleksi melalui jalur non-tes paling banyak 10% yang diselenggarakan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP yang memiliki prestasi di bidang sains pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional dan Provinsi, Olimpiade Sains tingkat Provinsi (OSP), Lomba Penelitian/Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Pemerintah (Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, dan Kementerian Ristek Dikti).

 

2.MAN Program Keagamaan

Jalur Seleksi SNPDB-MANPK Tahun Pelajaran 2018/2019 terdiri dari:

  1. Jalur Reguler, yaitu seleksi melalui jalur tes yang diselenggarakan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP negeri dan swasta yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  2. Jalur Prestasi, yaitu seleksi melalui jalur non-tes paling banyak 10 % yang diselenggarakan bagi siswa terbaik lulusan MTs/SMP yang memiliki prestasi di bidang keagamaan seperti, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. MTQ Juara 1 dan 2 Tingkat Nasional
    2. MQK Juara 1, 2, 3, Harapan 1-2 Tingkat Nasional, Juara 1-3 Tingkat Propinsi
    3. Prestasi poin 1 dan 2 berdasarkan Rekomendasi  Kepala Madrasah/ Sekolah asal dengan melampirkan salinan bukti piagam atau foto trophy yang dilegalisir Kepala Madrasah/Sekolah dengan cap dan tanda tangan asli.

KEPANITIAAN DAN PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

 

 

A.Kepanitiaan

Kepanitiaan SNPDB MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan Tahun Pelajaran 2018/2019 terdiri dari:

  1. Panitia Tingkat Pusat, ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam;
  2. Panitia Tingkat Provinsi, ditetapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi setempat;
  3. Panitia Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah, ditetapkan oleh Kepala Madrasah setempat.

 

B.Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab

1.Direktorat Jenderal Pendidikan Islam

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. menetapkan dan mensosialisasikan Petunjuk Teknis Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan Tahun Pelajaran 2018/2019;
  2. menyiapkan, mengendalikan, dan mensosialisasikan sistem aplikasi SNPDB MAN IC dan MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019;
  3. menyediakan Help Desk dalam rangka pengelolaan aplikasi SNPDB MAN IC dan MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019;
  4. menetapkan calon peserta didik lolos verifikasi berkas pendaftaran dan mengikuti tes tulis; dan
  5. menetapkan kelulusan calon peserta didik, melalui jalur reguler, luar negeri, dan prestasi.

2.Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. mensosialisasikan Petunjuk Teknis Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan kepada para pemangku kepentingan terutama para Kepala Madrasah;
  2. mensosialisasikan sistem aplikasi pendaftaran SNPDB MAN IC dan MAN PK;
  3. mengkoordinasi dan memfasilitasi penyelenggaraan SNPDB MAN IC dan MAN PK di tingkat provinsi.

 

3.Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota

Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. mensosialisasikan Petunjuk Teknis Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru (SNPDB) MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan kepada para pemangku kepentingan terutama para Kepala Madrasah;
  2. mensosialisasikan sistem aplikasi pendaftaran SNPDB MAN IC dan MAN PK.

 

4.MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan

MAN IC dan MAN PK mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. mensosialisasikan Informasi tentang Seleksi Nasional Penerimaan Peserta Didik Baru MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan (SNPDB MAN IC dan MAN PK) kepada para Siswa MTs/SMP;
  2. mensosialisasikan dan memberikan bimbingan teknis tentang pengoperasian sistem aplikasi pendaftaran SNPDB MAN IC dan MAN PK;
  3. memfasilitasi penyelenggaraan tes tulis SNPDB Tahun Pelajaran 2018/2019;
  4. Khusus untuk MAN IC Serpong, MAN IC Gorontalo, dan MAN IC Jambi membantu mengkoordinasi verifikasi administrasi berkas pendaftaran peserta SNPDB-MANIC secara online;
  5. Khusus untuk MAN 1 Yogyakarta membantu mengkoordinasi verifikasi administrasi berkas pendaftaran peserta SNPDB-MANPK secara online;
  6. memverifikasi berkas dan mengusulkan nominasi calon peserta didik yang lulus melalui jalur prestasi.

 

 

KETENTUAN DAN MEKANISME PENDAFTARAN

 

 

A.Ketentuan Pendaftaran

Seluruh pendaftar SNPDB MANIC & MANPK baik Jalur Tes maupun Jalur Non Tes melakukan pendaftaran dengan mekanisme sebagai berikut:

  1. pendaftaran SNPDBMANIC& MANPK dilakukan secara daring/onlinedengan cara mengakses ke alamat website: https://madrasah.kemenag.go.id/snpdb2018/.
  2. verifikasi kelengkapan administrasi pendaftaran SNPDB MANIC & MANPK dilakukan secara daring/online.
  3. pencetakan kartu tes wajib dicetak bagi pendaftar yang dinyatakan lengkap berkasnya.
  4. pelaksanaan tes dilakukan di tempat yang ditetapkan oleh Direktorat KSKK Madrasah.
  5. pengumuman kelulusan dapat diakses melalui aplikasi SNPDBMANIC& MANPK dan Portal Kementerian Agama melalui www.kemenag.go.id.

 

B.Mekanisme Pendaftaran

1.MAN Insan Cendekia

  1. Pendaftar membuat akun pendaftaran SNPDB MAN IC dengan menggunakan akun email dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon pendaftar melalui aplikasi yang ditetapkan.
  2. Pendaftar memilih Jalur Seleksi (Jalur Tes, Jalur Luar Negeri, atau Jalur Prestasi).
  3. Pendaftar melakukan input data dan mengunggah dokumen surat rekomendasi dari kepala madrasah/sekolah asal.
  4. Khusus pendaftar Jalur Prestasi melakukan input data tambahan berupa sertifikat/piagam prestasi.
  5. Pendaftar memilih MAN Insan Cendekia paling banyak 2 lokasi.
  6. Pendaftar mengunggah berkas-berkas yang dipersyaratkan
  7. Pendaftar memilih Lokasi Tes sesuai dengan yang diinginkan.
  8. Pendaftar mencetak Kartu Pendaftaran, jika seluruh formulir telah diisikan dengan baik dan benar sebagai bukti telah terdaftar dalam SNPDB MAN IC.

 

2.MAN Program Keagamaan

  1. Pendaftar membuat akun pendaftaran SNPDB MAN PK  dengan menggunakan akun email dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon pendaftar melalui aplikasi yang ditetapkan.
  2. Pendaftar memilih Jalur Seleksi MAN PK (Jalur Tes, atau Jalur Prestasi).
  3. Pendaftar melakukan input data dan mengunggah dokumen surat rekomendasi dari kepala madrasah/sekolah asal.
  4. Khusus pendaftar Jalur Prestasi melakukan input data tambahan berupa sertifikat/piagam prestasi.
  5. Pendaftar memilih MAN Program Keagamaan paling banyak 2 lokasi.
  6. Pendaftar mengunggah berkas-berkas yang dipersyaratkan
  7. Pendaftar memilih Lokasi Tes sesuai dengan yang diinginkan.
  8. Pendaftar mencetak Kartu Pendaftaran, jika seluruh formulir telah diisikan dengan baik dan benar sebagai bukti telah terdaftar dalam SNPDB MAN PK.

PELAKSANAAN SELEKSI

  1. Seleksi Berkas

Panitia SNPDB MAN IC dan MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019 melaksanakan seleksi berkas dengan meneliti kelengkapan persyaratan dan memeriksa data online. Pendaftar yang memenuhi syarat dan berhak mengikuti tes seleksi akan ditetapkan dalam bentuk Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Pendaftar yang lolos seleksi berkas diumumkan di website Kementerian Agama (www.kemenag.go.id), dan website MAN IC dan MAN PK setempat.

B. Materi Seleksi

1. MAN INSAN CENDEKIA

Materi seleksi untuk peserta didik baru MAN IC meliputi Tes Potensial Belajar (TPB) dan Tes Potensial Akademik (TPA) untuk bidang studi Matematika,        IPA,Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

2. MAN PROGRAM KEAGAMAAN

Materi seleksi untuk peserta didik baru MAN PK meliputi Tes Potensial Belajar (TPB) dan Tes Potensial Akademik (TPA) untuk bidang studi Matematika,        IPA,Bahasa Inggris dan Bahasa Arab serta wawancara .

   C. Tempat Seleksi

1.MAN Insan Cendekia

  1. SNPDB MAN IC dilaksanakan di tempat yang diusulkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dengan ketentuan bahwa jumlah peserta tes di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi tersebut minimal 30 orang yang dinyatakan lulus seleksi berkas.
  2. Jika dalam suatu lokasi tes yang lulus seleksi berkas kurang dari 30 orang, maka mereka diarahkan untuk mengikuti tes di lokasi terdekat yang ditentukan panitia.
  3. Kondisi geografis dapat menjadi alasan membuka tempat tes dengan jumlah peserta kurang dari 30 orang, dengan pertimbangan efisiensi biaya. Tempat dan alamat lokasi tes akan diberitahukan kepada peserta melalui pengumuman di website Kementerian Agama.

 

2.MAN Program Keagamaan

Tempat pelaksanaan tes peserta SNPDB MAN PK adalah di madrasah penyelenggara Program Keagamaan yang dipilih oleh peserta sebagai tempat tes.

 

  D. Waktu Seleksi

SNPDB MAN IC dan MAN PK dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

  1. Tes Tertulis
  2. un Pelajaran 2018/2019 pada:

     Hari, Tanggal        : Sabtu, 24 Maret 2018

     Waktu                   : 07.30 waktu setempat s.d. selesai

  1. Wawancara

Pelaksanaan wawancara untuk SNPDB MAN PK Tahun Pelajaran 2018/2019 pada:

Hari, Tanggal: Jum’at s.d Ahad, 23 – 25 Maret 2018

 

         

  1. Pengolahan Hasil Tes

1.Kriteria Kelulusan

Peserta tes dinyatakan lulus apabila:

  1. memiliki skor tes potensi belajar tidak kurang dari batas minimal yang telah ditetapkan;
  2. memiliki skor tes akademik masih berada pada batas nilai passing grade yang ditetapkan;
  3. lulus dari satuan pendidikan MTs/SMP;
  4. lulus dari tes kesehatan yang meliputi:
  1. bebas narkoba, dan
  2. bebas dari penyakit menular (hepatitis, TBC, menular berbahaya) yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah.

 

2.Penentuan Kelulusan

Penentuan kelulusan peserta didik baru MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

 

3.Pengumuman Kelulusan

Pengumuman kelulusan disampaikan melalui website Kementerian Agama (www.kemenag.go.id), dan website MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan.

 

PENDAFTARAN ULANG, BIAYA PENDIDIKAN,

DAN KETENTUAN LAIN

 

 

A.Pendaftaran Ulang

  1. Peserta tes yang dinyatakan lulus seleksi harus segera melaksanakan proses daftar ulang dengan melengkapi berkas daftar ulang yang telah ditentukan panitia.
  2. Penyerahan berkas daftar ulang dapat dilaksanakan secara langsung atau mengirimkannya ke MAN Insan Cendekia atau MAN Program Keagamaan masing-masing.
  3. Calon peserta didik baru wajib menyerahkan hasil rekam medis tes kesehatan.
  4. Jika sampai batas waktu yang ditentukan calon peserta didik baru yang lulus utama tidak melakukan daftar ulang, dianggap mengundurkan diri.
  5. Posisi calon peserta didik yang mengundurkan diri tersebut selanjutnya digantikan calon peserta didik yang berada pada posisi cadangan berdasarkan nomor urut.

 

B.Biaya Pendidikan

  1. Biaya personal pendidikan berupa makan, dan pakaian seragam yang tidak dianggarkan dalam DIPA Madrasah dibebankan kepada masing-masing orang tua/wali peserta didik baru MAN Insan Cendekia dan MAN Program Keagamaan. Biaya Personal ini merupakan sumbangan biaya dari dan untuk peserta didik yang bersangkutan yang digunakan untuk membiayai kepentingan peserta didik yang bersangkutan.
  2. Pengelolaan sumbangan biaya personal peserta didik sebagaimana dimaksud dalam poin 1 di atas dilaksanakan oleh Komite Madrasah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Besaran biaya personal tersebut berdasarkan kesepakatan rapat komite madrasah yang melibatkan orang tua/wali siswa yang disesuaikan dengan kondisi daerah setempat dengan kisaran antara Rp. 1.000.000,- sampai Rp. 1.500.000,- per bulan.
  3. Peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) dapat diberikan keringanan biaya personal dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran yang tercantum dalam DIPA dan/atau sumber lain yang sah.

 

C.Kegiatan Awal Masuk Madrasah

Calon peserta didik baru yang telah melakukan daftar ulang akan menempati asrama madrasah. Kegiatan diawali dengan pertemuan dan wawancara antara calon peserta didik baru, orangtua/wali calon peserta didik baru dan pihak madrasah serta komite madrasah. Selanjutnya, calon peserta didik baru akan mengikuti masa ta’aruf dan program matrikulasi.

 

D.Program Matrikulasi

1.MAN Insan Cendekia

Peserta didik MAN Insan Cendekia yang telah dinyatakan lulus wajib mengikuti kegiatan matrikulasi yang meliputi:

  1. Tes minat dan bakat; untuk mengetahui arah peminatan peserta didik.
  2. Adaptasi kegiatan pembelajaran di kelas; meliputi mata pelajaran matematika, fisika, kimia, biologi, dan bahasa arab.
  3. Tes Kompetensi mata pelajaran;  matematika, fisika, kimia, biologi, dan bahasa arab.

Kompilasi hasil tes minat dan bakat serta tes kompetensi mata pelajaran, nilai UN, nilai rata-rata rapor MTs/SMP menjadi dasar penentuan peminatan peserta didik.

 

2.MAN Program Keagamaan

Peserta didik MAN Program Keagamaan yang telah dinyatakan lulus baik melalui jalur reguler maupun prestasi wajib mengikuti kegiatan matrikulasi yang meliputi:

  1. Mapping Test (tes pemetaan) untuk menentukan arah pembinaan berikutnya;
  2. Adaptasi kegiatan pembelajaran di kelas dengan penguatan membaca kitab, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.