Direktorat Pendidikan Madrasah mohon maaf atas keterbatasan peserta dalam Festival dan Kompetisi Robotik Madrasahh 2016, semoga tahun berikutnya dapat dilaksanakan dengan lebih maksimal.

Dormi(s)tory: Cerita Kita di Jalan Cendekia

Buku Kisah-kisah di Asrama MAN IC Serpong
Buku Kisah-kisah di Asrama MAN IC Serpong

Untuk menjawab kebutuhan masa depan akan figur keilmuan yang Islami, Kementerian Agama mendesain madrasah Insan Cendekia (IC) disamping madrasah agama dan madrasah vokasional. Madrasah IC ini merupakan transformasi dari Sekolah Magnet yang diinisisasi oleh Presiden Habibie. Konsep pendidikannya menjadi percontohan bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia. IC telah berkembang menjadi 17 titik dari Aceh Timur hingga Sorong dan siap menerima 1728 murid untuk tahun ajaran 2016/2017. Dengan konsep boarding school, semua murid diwajibkan untuk tinggal di asrama. Kisah pengalaman belajar di asrama IC ini telah dibukukan dalam “Dormi(s)tory: Cerita Kita di Jalan Cendekia”.

Dormi(s)tory adalah buku kumpulan cerita yang berisi 33 tulisan dari 29 kontributor dari 16 angkatan yang tergabung dalam komunitas blogger Ikatan Alumni Insan Cendekia (IAIC) Serpong. Tak dipungkiri bahwa ikatan alumni ini sangat kuat dan memiliki misi kuat yang sejalan dengan misi IC untuk menyebarkan manfaat untuk umat. Proses diskusi pembuatan hanya dilakukan via jejaring sosial karena penulisnya tersebar di Indonesia, Jepang, Belanda, hingga Selandia Baru dan sebagian besar belum pernah bertatap muka. Buku dengan 221 halaman ini dipersiapkan selama 3 bulan dengan mengerahkan segala potensi alumni IC dari desain konten, tata letak, pemodalan, hingga pemasaran. Dengan bantuan suntingan akhir dari editor kawakan, Hernowo Hasim, buku ini berhasil diluncurkan pada 14 Mei 2016 yang bertepatan pada hari tes penerimaan IC.

Isi buku sangat beragam dengan mencakup cerita keseharian selama di madrasah, nilai dan hikmah yang terwariskan, sampai kabar alumni selepas kelulusan. Buku yang merupakan self-published ini menegaskan bahwa Insan Cendekia tidak hanya sekedar sekolah. Insan Cendekia adalah candradimuka di mana keterampilan pengetahuan dipadukan dengan kemurnian aqidah dan tuntunan akhlak. Insan Cendekia adalah proyeksi masa depan generasi Islam di Indonesia. Insan Cendekia adalah kenangan, harapan dan haluan tujuan.

Pesan utama buku dari buku ini adalah bagaimana seseorang harus berjuang, harus memiliki integritas, dan menanamkan nilai- nilai positif dalam berbagai sisi kehidupan. Selain itu, semua kisah ini dapat menggugah dan membangkitkan semangat juang para pendidik dengan isi yang sarat makna perjuangan, pengabdian, dan kesuksesan. Buku ini sangat baik dibaca oleh murid SMP/ MTs yang ingin melanjutkan sekolah di IC, orang tua murid, praktisi akademik yang ingin memahami kultur pendidikan di IC, semua kalangan yang mendambakan gambaran masa depan cerah.

Menyusul kesuksesan buku pertama ini, komunitas blogger IAIC ingin melanjutkan dakwah bil qolam dengan rangkaian proyek buku selanjutnya. Lebih dari itu, tulisan tersebut akan dikembangkan dengan aksi nyata sebagai dakwah bil haal untuk mewujudkan IC sebagai kampus prestasi, mandiri, dan Islami. (oleh Uyun Charisa Aziza, Alumni MAN IC Serpong, kini studi di Jepang)

7054 Total Views 15 Today Views

2 Comments on “Dormi(s)tory: Cerita Kita di Jalan Cendekia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *